gen z dengan media sosial

Kesadaran Gen Z yang Terpengaruhi Oleh Media Sosial

Kesadaran Gen Z Oleh Media Sosial

Teknologi selalu mengalami perkembangan sekaligus kemunduran, yang mana bisa di ukur dari segi pola pikir, mental, serta cara beretika. Orang yang sering menggunakan media sosial, cenderung tergantung pada pengaruh dari dunia maya.

Gen z, merupakan individu yang lahir antara rentang 1997-2012. Mereka mengenal teknologi, internet, smartphone dan media sosial sejak dini yang membuatnya di kenal sebagai “digital native”. Bagi gen z, platform media sosial bukan cuma alat komunikasi, tetapi juga tempat untuk membentuk karakteristik, reputasi, hingga popularitas.

Bagaimana Kesadaran Terbentuk?

Aspek yang paling signifikan dari pengaruh media sosial yaitu pembentukan citra diri (karakteristik). Banyak gen z mengkurasi persona digital Mereka seperti mengunggah video atau foto yang menampilkan versi ideal dari diri Mereka sendiri. Dari sinilah terbentunya rasa validasi sosial yang kuat hadir, hal ini memengaruhi Harga diri dan persepsi Mereka tentang diri sendiri.

Adapun di antara Mereka menggunakan media sosial sebagai tempat menerima segala jenis informasi yang beredar di media sosial dengan bijak. Mereka bukan ingin di validasi, tapi memanfaatkan internet sebagai sumber pembentukan karakter yang lebih baik.

Rasa Ingin Divalidasi

Media sosial menyediakan platform bagi siapapun untuk menampilkan sesuatu. Dengan jumlah pengikut atau interaksi yang tinggi di postingan, sering kali menjadi tolak ukur popularitas, yang menjadikan nilai Mereka terlihat lebih tinggi. Hal seperti ini biasa di sebut sebagai “FOMO”, yang mendorong Mereka untuk terus aktif di platform, dan takut ketinggalan momen penting atau tren terbaru.

Keterlibatan Sosial

Selain dari ingin di validasi, media sosial juga menjadi sarana utama bagi Mereka dalam membangun komunitas. Mereka bisa berhubungan dengan orang-orang yang memiliki minat, nilai, atau pengalaman serupa dengan tujuan menciptakan ruang aman dalam berekspresi dan di mengerti. Ini sangat bermakna, terutama bagi Mereka yang merasa kesepian dalam kehidupan nyata.

Karakteristik gen z terlihat dari cara komunikasi Mereka di media sosial, Mereka lebih nyaman berbicara dengan teman baru melalui media sosial dan ruang virtual. Mereka berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih suka membangun hubungan dengan langsung bertatapan muka.

Sebagai orang tua yang bertanggun jawab, penting untuk memahami dinamika ini, dan mendorong Mereka untuk memanfaatkan media sosial dengan baik dan bijak. Dengan begitu, Generasi z dapat memanfaatkan keuntungan positif sekaligus mengurangi risiko yang mungkin akan terjadi, dan membentuk identitas yang positif di tengah perkembangan dunia digital yang terus berkembang.

Baca juga: Strategi Digital Marketing untuk Tahun 2026


Mimin menyediakan jasa buzzer lohh! Jika Kamu mencari penyedia jasa yang bergerak di dunia digital, Kamu bisa menghubungi Mimin atau buzzerindo.com sekarang juga!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *