Dampak Negatif Kecanduan Media Sosial
Seperti yang Kamu tahu, bahwa media sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai macam informasi dapat dengan mudah di akses lewat platform tersebut.
Meski memiliki banyak keuntungan, penggunaan media sosial yang berlebihan bisa memberi dampak buruk yang serius. Mari Mimin jelaskan apa saja dampak!
Dampak Negatifnya
- Menimbulkan ketidakpuasan diri
Ketika sedang scroll, Kamu pasti sering melihat postingan orang lain yang menampilkan wajah atau tubuhnya yang ideal. Jika otak selalu di doktrin oleh hal-hal tersebut, Kamu akan berpikir negatif seperti “ko muka aku ga kaya gitu ya” yang menyebabkan ketidakpuasan pada diri sendiri.
- Mengganggu jam tidur
Kualitas tidur yang baik berdurasi 7-9 jam perhari. Namun, kualitasnya akan memburuk jika Kamu terlalu berlebihan scroll media sosial hingga lupa waktu.
Selain itu, Kamu akan kesulitan tidur karena pikiran masih berjalan memikirkan apa yang selama ini Kamu tonton. Jadi, Tidur yang kurang bisa menyebabkan peningkatan berat badan, menurunkan kemampuan fokus, serta meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes.
- Efek kecanduan
Media sosial memiliki efek negatif pada otak. Karena hal ini dapat memproduksi hormon dopamin yang memicu rasa senang dan nyaman Ketika Kamu membuka aplikasi media sosial.
Setelah menggunakan media sosial, kadar dopamin meningkat, dan otak menganggap kegiatan ini sebagai sesuatu yang bermanfaat dan selalu ingin mengulangnya. Hal inilah yang menjadi kecanduan media sosial.
- Kecemburuan sosial
Dampak lainnya juga dapa membuat Kamu harus membandingkan diri dengan orang lain. Contohnya Ketika orang lain menampilkan barang mewah yang tidak Kamu miliki.
Faktanya, orang lain pun pasti mengalami berbagai masalah dan kesulitan, mungkin bahkan lebih berat daripada yang Kamu alami. Hanya saja, masalah-masalah itu tidak pernah Mereka tampilkan di media sosial.
- Menimbulkan phubbing
Efek kecanduan akan membuat Kamu tidak mau lepas atau berjauhan dari perangkat yang di gunakan untuk mengakses media sosial. Dari situ, Kamu akan lebih mudah untuk tidak memedulikan orang sekitar saat sedang kumpul, karena terlalu asik sendiri.
- Menimbulkan FOMO
Terakhir adalah FOMO atau fear if missing out. Kondisi di mana rasa ketakutan yang berlebih Ketika ketinggalan hal-hal tertentu.
Tak heran orang yang FOMO selalu memeriksa media sosial setiap saat, terutama ketika ada notifikasi, hanya untuk mengetahui informasi atau tren terbaru yang sedang populer.
Dampak negatif dari media sosial tergantung pada penggunanya sendiri. Selama di gunakan dengan bijak dan dalam batas wajar, media sosial bisa jadi alat yang baik untuk membawa hal positif ke dalam hidup Kamu.
Baca juga: Mengapa Platform Media Sosial Menerapkan System Algoritma?
Hei, di sini Mimin menyediakan jasa yang bisa membantu meningkatkan engagement konten di media sosial dengan cepat dan tepat. Hubungi Mimin atau buzzerindo untuk layanan lainnya yang dapat membantu Kamu di dunia digital!
